Selasa, 20 Agustus 2013

12 Dewa Dewi Yunani

Cerita Troy, Hercules dan Xena bersettingkan mitologi Yunani, dan nama-nama yang tersebut di atas juga merupakan dewa-dewi dalam mitologi Yunani. Namun seringkali terjadi, misal, nama Aphrodite diperbandingkan dengan nama Venus. Bagi yang tidak tahu, Aphrodite dan Venus adalah dewi yang sama. Hanya saja nama Aphrodite adalah versi mitologi Yunani, sedangkan nama Venus merupakan versi mitologi Romawi.
Di bawah ini adalah nama-nama dewa dan dewi yang sama-sama dikenal pada mitologi Yunani dan Romawi. Mereka dikenal dengan sebutan the twelve gods of Olympus atau dua belas dewa-dewi dari Olimpus:

Mitologi Yunani Mitologi Romawi

1. Aphrodite —– Venus

Adalah dewi cinta dan keindahan yang selalu diasosiasikan dengan dengan, atau digambarkan bersama dengan lumba-lumba, merpati, angsan, merpati dan pohon lime.

2. Apollo —– Apollo

Adalah dewa cahaya, kesembuhan, kesehatan, memanah, puisi, tarian, kepintaran dan pelindung bagi hewan ternak.

3. Arês —– Mars

Adalah dewa perang dan anak dari Zeus dan Hera. Ia merupakan salah satu tokoh pada Perang Troja.

4. Artemis —– Diana

Adalah dewi perawan pelindung para pemburu, binatang, kesucian dan kelahiran. Ia dipuja sebagai dewi kelahiran karena ia membantu ibunya ketika melahirkan kembarannya, Apollo.

5. Athena —– Minerva

Adalah dewi kebijakan, strategi dan perang. Ia selalu ditemani seekor burung hantu, menyandang kulit kambing yang diberikan kepadanya oleh ayahnya – Aegis. Ia juga selalu ditemani oleh dewi kemengangan – Nike. Athena adalah dewi pejuang bersenjata yang perawan selamanya.

6. Dêmêter —– Ceres

Adalah dewi pertanian, pemberi kesuburan pada bumi, pemberi siklus kehidupan dan kematian, dan pelindung bagi perkawinan dan hukum.

7. Hephaestus —– Vulcan

Adalah dewa api dan pandai besi. Ia adalah pelindung bagi para pengrajin logam, pemahat, senimal, metal dan metalurgi serta api. Ia dipuja di semua pusat manufaktur dan industri Yunani, terutama di Athena.

8. Hera —– Juno

Adalah istri dan saudara Zeus. Ia merupakan dewi perkawinan, dan digambarkan sebagai figur yang agung dengan mengenakan polos, mahkota berbentuk bulat yang kerap dipakai oleh beberapa Maha Dewa-Dewi.

9. Hermês —– Mercury

Adalah dewa perbatasan dan para pelancong yang melewati perbatasan tersebut, pelindung para gembala sapi dan domba, orator, penulis sastra dan penyair, atlit, penemu, pedagang, pencuri dan pengirim pesan para dewa kepada manusia. Penemuan yang berhasil disebut hermaion. Penerjemah yang mampu menjembatani hubungan orang-orang asing adalah hermeneus. Selanjutnya, Hermês merupakan akar kata hermeneutics, yaitu keahlian menerjemahkan makna yang tersembunyi.

10. Hestia —– Vesta

Adalah dewi keharmonisan rumah tangga dan keluarga. Namanya berarti (secara literal) “rumah dan tungku”, atau dengan kata lain, rumah dan mereka yang menempati rumah tersebut.

11. Poseidon —– Neptune

Adalah dewa kuda, atau dengan kata lain, patron bagi balapan kuda. Ia mengendarai kereta yang ditarik kuda atau kuda laut, dan tinggal di istana bawah laut yang terbuat dari kerang dan batu-batu laut. Poseidon selalu diasosiasikan dengan lumba-lumba, tombak bermata tiga dan alat pengait ikan. Bila suasana hatinya senang, maka laut akan tenang. Namun bila ia sedang marah, maka ia akan menyentakkan trisulanya ke tanah hingga mengakibatkan gempa bumi, kapal karam dan tenggelam, serta musim yang kacau.

12. Zeus —– Jupiter

Zeus Kroniõn, atau Zeus atau Zdeus atau Dias (‘Raja Agung’) adalah dewa langit dan petir. Ia juga merupakan ayah dan pemimpin para dewa dan dewi, serta ayah dari banyak pahlawan mitologi - salah satunya yang kita kenal adalah Heracles (alias Hercule). Hercules adalah anak Zeus dengan seorang wanita bumi.
Zeus adalah kelanjutan dari Dyeus, dewa tertinggi pada agama Indo-Eropa, atau Vedic Dyaus Pitar (alias Jupiter) dan Tyr (Ziu, Tiw, Tiwaz) pada mitologi Germanic dan Norse. Namun Try kemudian digantikan oleh Odin sebagai dewa tertinggi bangsa Germanic. Mereka juga tidak mengidentifikasikan Zues dengan Tyr atau Odin, melainkan dengan Thor.

Alasan Kenapa Malaysia Membenci Indonesia

Vulcanoid Trik - Alasan Mengapa Malaysia Membenci Indonesia. Indonesia adalah negara paling kaya di dunia. Indonesia memiliki Budaya terbanyak didunia, memiliki Bahasa Budaya terbanyak dan juga memiliki kekayaan alam yang jarang ada di negara negara lainnya. Kekayaan indonesia membuat banyak negara iri kepada indonesia. Dan salah satunya Malaysia. Perseteruan Antara Indonesia - Malaysia sudah gak ada habisnya . Mulai dari Wilayah, sampai Timnas.

Berikut adalah Alasan Mengapa Malaysia Membenci Indonesia :


Indonesia jauh lebih besar wilayah dan penduduknya dibanding Malaysia.
Budaya asli Indonesia begitu banyak dan beragam, tidak seperti Malaysia yang tidak punya budaya sama sekali dan hanya bisa mencuri budaya bangsa lain
Pasukan Tempur Indonesia jauh lebih hebat dan disegani di dunia dibanding Malaysia
Indonesia adalah negara merdeka, bukan negara boneka Inggris dan Amerika seperti halnya Malaysia yang menuruti segala perintah Inggris dan Amerika seperti hewan peliharaan
Indonesia merebut kemerdekaan dengan berperang melawan penjajah. Malaysia hanya mengemis meminta kemerdekaan dari Inggris
Indonesia mempunyai Sumber Daya Alam yang jauh lebih banyak dari Malaysia. 
Indonesia mempunyai Bali, tujuan wisata nomor satu dunia, dan wisata indonesia lainnya yang indah alamnya. Malaysia iri dan ingin mencuri Tari Pendet Bali
Indonesia adalah negara muslim terbanyak di seluruh dunia
Indonesia termasuk G20, dan Malaysia jauh di belakang
Candi Borobudur dan Pulau Komodo adalah salah satu 7 Keajaiban Dunia,Malaysia tidak punya keajaiban dunia dan bahkan membuat Menara Petronas dengan meniru desain Candi Prambanan
Dunia musik Indonesia jauh lebih keren dan bermutu daripada musik melayu Malaysia,sehingga artis musik Indonesia sangat terkenal di Malaysia
Wanita Indonesia jauh lebih cantik daripada wanita Malaysia sehingga pria Malaysia lebih memilih wanita Indonesia. Contohnya adalah Manohara , Bunga Citra Lestari, Dan Siti Nurhaliza
Bahasa Indonesia jauh lebih indah,maju dan rapih daripada Bahasa Melayu Malaysia yg belum berevolusi
Malaysia tidak bisa membuat baju tentara sendiri sehingga harus memesan dari PT.Sritex Indonesia.
Dan inilah alasan paling konyol Malaysia membenci Indonesia, karena bendera Indonesia jauh lebih sederhana daripada bendera Malaysia yang sangat mirip dengan bendera Amerika.
Setelah membaca Alasan Mengapa Malaysia Membenci Indonesia diatas, semoga kalian semua semakin cinta kepada indonesia.


Terimakasih-

Sumber : Facebook : Mari Belajar

Kamis, 01 Agustus 2013

Believe part 3

.......... Aku membalikkan badanku untuk mengetahui siapa orang yang juga ingin mengambil buku itu. Ternyata itu ka Dimas.
           Aku segera meminta maaf dan beranjak pergi, namun ka Dimas memegang tanganku.

      "Bel, kita nonton yuk. Atau mungkin kita belajar bareng." ucap laki laki itu.
      "Emm gimana yaa kak?" Akupun bingung ingin menjawab apa.
      "Kalo gak mau atau gak bisa ga apa2." lelaki itu menyadari bahwa aku sedang bingung mencari jawaban yang tepat.
      "Emm.. bisa kok kak. Kapan?" kataku.
      "Minggu? Bisa?" tanyanya.
      "Bisa kak." jawabku.

---

           Aku duduk, terdiam di kamarku, memikir kan sesuatu hal yang tak pernah aku bayangkan. Mengapa aku semudah ini? semudah ini menerima tawaran ka Dimas untuk nonton? Bagaimana dengan Erlangga kalo seandainya ia menguji ku dengan meninggalkanku sebentar, dan kembali namun dia mengetahui kalau aku dekat dengan orang lain?
      "Maafin aku Ga, aku ga bisa begini terus." tangisku.

---

           Hari minggu itu pun tiba, aku menunggu di taman. Sudah setengah jam aku menunggu disini tapi dia tak kunjung datang.

     "Eh Bel, lama ya? maaf ya telat." kata ka Dimas di depanku
     "Ga apa2 kak." kataku.
     "Oke, kita berangkat!" ucap laki laki itu dengan penuh semangat.

---
         Kami bercakap-cakap dengan akrabnya sampai ia bertanya,

     "Udah punya pacar belum Bel?" tanya laki laki itu.
     "Emmm..... sebenernya sih udah ka. Dari kelas 9 SMP aku pacarannya, tapi sekarang pacar aku itu malah menghilang entah kemana." kataku lesu.
     "Loh kok? Dia kaya gitu? Tapi kayanya kamu masih suka ya sama dia?" tanyanya.
     "Udah lah kak, ga usah dibahas." kataku. Aku tidak suka dengan pertanyaan itu, itu mengingatkanku pada Erlangga.

---

          Hari ini aku masuk sekolah seperti biasa, namun ada yang berbeda, teman temanku berbisik - bisik dan berkata akan ada anak baru. Semoga dia anaknya asik, ga jail, enak diajak ngobrol, dan bla bla blaa~~

          Namun aku sangat kaget, karena tak sesuai yang aku harapkan. anak baru itu adalah Erlangga. Ia muncul lagi, setelah ku coba sekian lama untuk melupakannya.
      "Erlangga? Demi apa?" tanyaku dalam hati.
      "Halo nama saya Erlangga Putra Ghifari. Senang bertemu kalian :)"
         Erlangga menatapku sekian lama, ia menyadari itu aku, ia dipersilahkan duduk ditempat yang kosong. Ia berjalan ke arahku, aku menyadari aku hanya duduk sendiri, dan satu hal yang terjadi, aku akan duduk bersama Erlangga.
      "Bella?" tanyanya.
      "Erlangga?" tanyaku juga.
          Kami tak bericara lagi sampai pelajaran selesai. Kriiinngggg...... bel pulang berbunyi aku bersiap untuk keluar kelas, namun Erlangga memegang tanganku.
      "Maafin gue Bel." ucap Erlangga.
          Aku terdiam.
      "Kita.... masih pacaran kan? Atau...... ka..." ucap Erlangga yang aku potong.
      "Maaf Ga, gue udah punya pacar." kataku asal.
          Hatiku masih merasakan sakit, aku tak tahan lagi.
      "Bel... serius?" tanyanya.
      "Iya." kataku sambil pergi meninggalkannya.
      "Bel!" Erlangga memanggilku, namun aku tak menghiraukannya.
          Ia mengejarku, sampai aku benar benar tertangkap olehnya.
      "Please, Believe me once again." pintanya.
      "I can't." kataku.
      "Bella!" panggil ka Dimas.
      "Erlangga!" panggil ka Dimas. kali ini bukan namaku, tapi Erlangga. Ka Dimas kenal Erlangga.
      "Ka Dimas siapa lo Bel?" tanya Erlangga kepadaku.
      "pacar gue Ga." kataku berpura pura.
           Ka Dimas datang menghampiri kami berdua. sebelum ia bicara aku sudah menyuruhnya mengiyakan apa yang aku katakan melalui bahasa isyarat.
      "Ini ka Dimas. Dia pacar gue Ga." kataku kepada Erlangga.
      "Ka? Lo pacarnya Bella?" terlihat ekspresi syok Erlangga.
      "Iya Ga, dia pacar gue." kata ka Dimas.

---